Rosenior: Generasi Baru Chelsea Adalah Reinkarnasi Class of '92 MU - Slotbom Slot Online

10 Jan 2026
 

Rosenior: Generasi Baru Chelsea Adalah Reinkarnasi Class of '92 MU

Slotbom – Di tengah gelombang kritik yang menerjang kebijakan transfer agresif Chelsea dalam beberapa bursa transfer terakhir, sebuah opini optimistis muncul dari pakar sepak bola sekaligus pelatih kenamaan, Liam Rosenior. Mantan manajer Hull City tersebut memberikan pembelaan sekaligus prediksi berani: skuad muda yang sedang dibangun Chelsea saat ini memiliki potensi untuk mereplikasi kesuksesan legendaris "Class of '92" milik Manchester United.

Chelsea, di bawah kepemimpinan konsorsium Todd Boehly dan Clearlake Capital, memang mengambil langkah ekstrem dengan mengumpulkan talenta-talenta terbaik dunia di bawah usia 23 tahun. Meskipun strategi ini sering dianggap berisiko karena minimnya pengalaman di ruang ganti, Rosenior melihat adanya kemiripan fundamental dengan filosofi Sir Alex Ferguson saat mempromosikan David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, hingga Neville bersaudara.

"Orang-orang sering lupa bahwa Class of '92 awalnya diragukan. Ada pepatah terkenal 'Anda tidak bisa memenangkan apa pun dengan anak-anak'. Namun, yang sedang dibangun Chelsea saat ini adalah sebuah kohesi jangka panjang," ujar Rosenior dalam sebuah diskusi taktik.

Menurut Rosenior, ada tiga faktor utama yang membuat tim muda Chelsea saat ini—yang dihuni nama-nama seperti Cole Palmer, Enzo Fernández, Moisés Caicedo, hingga Levi Colwill—bisa menyamai level dominasi MU di masa lalu:

Pertumbuhan Kolektif: Dengan rata-rata kontrak berdurasi panjang, para pemain ini akan menua bersama. Mereka akan memahami karakteristik satu sama lain secara organik dalam 4 hingga 5 musim ke depan. Slotbom Login

Kualitas Individu di Atas Rata-Rata: Rosenior menekankan bahwa secara teknis, profil pemain Chelsea saat ini adalah yang terbaik di Eropa untuk kategori usia mereka.

Ketahanan Mental dalam Tekanan: Bermain di Stamford Bridge dengan label harga selangit menuntut kekuatan mental. Jika mereka berhasil melewati fase adaptasi ini, mereka akan menjadi unit yang sulit dihancurkan secara psikologis.

Meski optimistis, Rosenior tidak menutup mata terhadap hambatan yang ada. Berbeda dengan Class of '92 yang dibimbing oleh figur senior seperti Eric Cantona dan Roy Keane, skuad Chelsea saat ini dianggap masih kekurangan sosok "mentor" di lapangan hijau.

Ia menegaskan bahwa stabilitas manajerial adalah kunci. Sir Alex Ferguson diberikan waktu bertahun-tahun untuk mematangkan anak-anak asuhnya, dan Chelsea harus memberikan kemewahan waktu yang sama kepada nahkoda mereka jika ingin melihat visi ini menjadi kenyataan.

Klaim Rosenior ini tentu memicu perdebatan hangat di kalangan pendukung Premier League. Jika prediksi ini tepat, Chelsea tidak hanya sedang membangun tim untuk musim depan, melainkan sedang menyusun sebuah dinasti yang mungkin akan mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa untuk satu dekade mendatang.

Waktu akan membuktikan apakah Cole Palmer dan kawan-kawan mampu mengangkat trofi sebanyak para pendahulu mereka di Old Trafford, atau apakah proyek ambisius ini hanya akan menjadi eksperimen mahal yang terlupakan.

Link Alternatif : Slotbom