Refleksi Akhir Tahun: Vitinha Sebut 2025 Sebagai Era "Nyaris Sempurna" bagi PSG - Slotbom Slot Online
01 Jan 2026
Refleksi Akhir Tahun: Vitinha Sebut 2025 Sebagai Era "Nyaris Sempurna" bagi PSG
slotbom Jenderal lapangan tengah Paris Saint-Germain (PSG), Vitinha, memberikan penilaian tinggi terhadap pencapaian klubnya sepanjang tahun kalender 2025. Pemain internasional Portugal tersebut merasa sangat puas karena Les Parisiens berhasil mengukir sejarah besar yang hampir tanpa cacat.
Tahun 2025 memang menjadi periode keemasan bagi publik Parc des Princes. Di bawah arahan Luis Enrique, PSG sukses mengamankan quadruple bersejarah pada musim 2024/2025 dengan menjuarai Ligue 1, Coupe de France, Piala Super Prancis, dan yang paling dinantikan: trofi Liga Champions pertama mereka.
Puncak kejayaan PSG terjadi saat mereka memastikan diri sebagai penguasa baru sepak bola Eropa. Tak tanggung-tanggung, mereka tampil sangat superior dengan menggilas raksasa Italia, Inter Milan, lewat skor telak 5-0 di partai final Liga Champions.
"Momen paling krusial tentu saja keberhasilan kami memenangi Liga Champions. Memang menjuarai UEFA Nations League bersama Portugal sangatlah spesial, namun mengangkat trofi Liga Champions adalah impian setiap pesepak bola sejak kecil," ujar Vitinha dalam wawancara eksklusifnya bersama Marca.
Meski tampak mendominasi, ambisi PSG untuk menyapu bersih seluruh gelar menemui sedikit batu sandungan di musim panas. Langkah mereka untuk menjadi juara dunia terhenti di final Piala Dunia Antarklub setelah dipaksa menyerah 0-3 oleh Chelsea. login slotbom
Namun, kekalahan tersebut langsung ditebus dengan tambahan dua trofi bergengsi lainnya. PSG sukses memenangi Piala Super Eropa setelah menumbangkan Tottenham Hotspur, serta membawa pulang trofi Piala Interkontinental usai menundukkan Flamengo melalui drama adu penalti.
Terkait satu kegagalan di final Piala Dunia Antarklub, Vitinha menanggapinya dengan sikap ksatria. Ia mengakui keunggulan lawan tanpa mencari alasan.
"Musim kami bisa dibilang sempurna, atau setidaknya mendekati itu. Kita bisa saja membicarakan kegagalan di Piala Dunia Antarklub, tapi faktanya Chelsea memang tampil lebih tangguh saat itu. Kami harus jujur mengakuinya," ungkap pemain berusia 25 tahun tersebut.
Menutup evaluasi tahun 2025, Vitinha merasa optimis bahwa fondasi kuat yang telah dibangun timnya saat ini bisa menjadi modal untuk terus berprestasi di tahun-tahun mendatang.
"2025 adalah tahun yang luar biasa bagi seluruh tim. Sekarang tugas kami adalah mempertahankan level ini dan, jika memungkinkan, melampaui apa yang sudah kami raih sekarang," pungkasnya.
link alternatif : slotbom
Tahun 2025 memang menjadi periode keemasan bagi publik Parc des Princes. Di bawah arahan Luis Enrique, PSG sukses mengamankan quadruple bersejarah pada musim 2024/2025 dengan menjuarai Ligue 1, Coupe de France, Piala Super Prancis, dan yang paling dinantikan: trofi Liga Champions pertama mereka.
Puncak kejayaan PSG terjadi saat mereka memastikan diri sebagai penguasa baru sepak bola Eropa. Tak tanggung-tanggung, mereka tampil sangat superior dengan menggilas raksasa Italia, Inter Milan, lewat skor telak 5-0 di partai final Liga Champions.
"Momen paling krusial tentu saja keberhasilan kami memenangi Liga Champions. Memang menjuarai UEFA Nations League bersama Portugal sangatlah spesial, namun mengangkat trofi Liga Champions adalah impian setiap pesepak bola sejak kecil," ujar Vitinha dalam wawancara eksklusifnya bersama Marca.
Meski tampak mendominasi, ambisi PSG untuk menyapu bersih seluruh gelar menemui sedikit batu sandungan di musim panas. Langkah mereka untuk menjadi juara dunia terhenti di final Piala Dunia Antarklub setelah dipaksa menyerah 0-3 oleh Chelsea. login slotbom
Namun, kekalahan tersebut langsung ditebus dengan tambahan dua trofi bergengsi lainnya. PSG sukses memenangi Piala Super Eropa setelah menumbangkan Tottenham Hotspur, serta membawa pulang trofi Piala Interkontinental usai menundukkan Flamengo melalui drama adu penalti.
Terkait satu kegagalan di final Piala Dunia Antarklub, Vitinha menanggapinya dengan sikap ksatria. Ia mengakui keunggulan lawan tanpa mencari alasan.
"Musim kami bisa dibilang sempurna, atau setidaknya mendekati itu. Kita bisa saja membicarakan kegagalan di Piala Dunia Antarklub, tapi faktanya Chelsea memang tampil lebih tangguh saat itu. Kami harus jujur mengakuinya," ungkap pemain berusia 25 tahun tersebut.
Menutup evaluasi tahun 2025, Vitinha merasa optimis bahwa fondasi kuat yang telah dibangun timnya saat ini bisa menjadi modal untuk terus berprestasi di tahun-tahun mendatang.
"2025 adalah tahun yang luar biasa bagi seluruh tim. Sekarang tugas kami adalah mempertahankan level ini dan, jika memungkinkan, melampaui apa yang sudah kami raih sekarang," pungkasnya.
link alternatif : slotbom