FIA Berpacu dengan Waktu Selesaikan Sengketa Mesin F1 Sebelum Balapan Pertama Dimulai - Slotbom Slot Online
FIA Berpacu dengan Waktu Selesaikan Sengketa Mesin F1 Sebelum Balapan Pertama Dimulai
Slotbom - Performa impresif unit tenaga Mercedes yang terkonfirmasi di Barcelona memicu diskusi intens antara pabrikan dan FIA. Fokus utamanya adalah mencari titik temu regulasi agar kompetisi musim ini tidak diawali dengan tumpukan keluhan maupun kontroversi antar-tim.
Isu teknis unit tenaga menjadi poin krusial menjelang pembukaan F1 2026 di Melbourne. Direktur Single-Seater FIA, Nikolas Tombazis, mengisyaratkan bahwa polemik rasio kompresi mesin Mercedes—yang diduga melampaui batas regulasi $16:1$ saat suhu tinggi—harus segera dituntaskan sebelum musim baru dimulai guna meminimalisir risiko gugatan teknis.
Tombazis menegaskan bahwa otoritas tidak ingin kejuaraan diawali dengan adanya perbedaan interpretasi aturan. Menurutnya, masih terdapat beberapa poin yang belum dipahami secara seragam oleh semua pihak. Oleh karena itu, prioritas utamanya adalah memastikan masalah ini tuntas sepenuhnya sebelum balapan perdana guna menutup ruang bagi perdebatan lebih lanjut.
Kami berkomitmen memberikan kepastian sesuai prosedur yang ada; perihal protes dari pihak lain, itu di luar kendali kami. Saat ini proses pencarian jalan keluar yang konkret masih terus berjalan.
Walaupun performa murni belum menjadi prioritas di tes Barcelona, sejumlah petunjuk penting mulai muncul. Di tengah kendala awal yang dialami Audi dan Honda, para produsen mesin lainnya menunjukkan durabilitas tinggi. Hal ini membuktikan bahwa kekhawatiran akan kegagalan mesin masif seperti pada awal 2014 kini tidak lagi menjadi ancaman.
Mercedes tampil mendominasi secara durabilitas dengan membukukan total 1.134 lap melalui tiga tim mitra mereka. Sementara itu, Ferrari menyusul dengan perolehan 991 putaran yang juga didukung tiga tim, disusul oleh Red Bull Powertrain-Ford yang berhasil mengantongi data dari 624 putaran lewat dua struktur tim yang identik.
Muncul pertanyaan mendasar: seberapa besar keuntungan performa yang diraih Mercedes jika rasio kompresi mesin pembakaran internal (ICE) 6 silindernya melampaui ambang batas $16:1$? Berdasarkan kalkulasi teoritis dari data yang terkumpul, penyimpangan ini diperkirakan memberikan keunggulan hingga 0,2 detik per putaran. Slotbom Login
FIA memang sudah memberikan 'lampu hijau' bagi Mercedes setelah hasil uji suhu kamar dinyatakan sesuai aturan. Namun, hal ini belum meredakan kecurigaan kompetitor; Honda, Ferrari, Audi, hingga RBPT kini mendesak adanya jaminan legalitas yang lebih absolut di lintasan.
Kepala mesin tim Kuda Jingkrak, Enrico Gualtieri, memberikan kejelasan: 'Kami masih berada dalam tahap pembahasan dengan FIA. Setelah serangkaian pertemuan teknis, akan ada sesi lanjutan dalam beberapa hari ke depan. Kami percaya penuh bahwa masalah ini akan ditangani secara tuntas dengan merujuk pada prosedur resmi dan aturan tata kelola yang berlaku.
Pertanyaannya kemudian, solusi apa yang bisa diterima oleh semua pihak? Opsi yang paling praktis adalah menyematkan sensor di ruang bakar. Namun, mengintegrasikan teknologi baru ini memerlukan persetujuan bulat dari seluruh kontestan—sebuah konsensus yang tampaknya sulit untuk diwujudkan dalam waktu dekat.
Sembari menanti keputusan final, sejumlah pihak telah melayangkan permintaan kepada FIA untuk memperjelas beberapa poin ambigu dalam regulasi. Salah satu opsi yang muncul adalah mengizinkan intervensi teknis pada mesin pembakaran internal guna memangkas jarak performa dengan Mercedes sebelum proses verifikasi daya oleh ADUO pada seri keenam. Bahkan, muncul usulan agar 'proyek pengejaran' ini dikecualikan dari batasan anggaran (budget cap). Meski Ferrari tampaknya tidak berkeberatan dengan ide ini, mendapatkan persetujuan kolektif tetap menjadi tantangan besar.
Untuk menyetarakan performa, muncul usulan pembatasan energi bahan bakar bagi Mercedes, mirip dengan pembatasan flow meter yang dialami Ferrari pada 2019. Langkah ini dianggap sebagai jalan tengah sebelum FIA memberikan lampu hijau bagi pengembangan mesin lewat skema ADUO. Namun, tanpa transparansi data, Andrea Stella akan kesulitan memvalidasi seberapa besar keuntungan yang sebenarnya didapat lawan.
Langkah ketiga yang mungkin diambil adalah mewajibkan Brixworth melakukan sertifikasi mandiri. Mereka harus membuat pernyataan hitam di atas putih yang menegaskan legalitas unit tersebut terhadap peraturan dalam seluruh skenario penggunaan teknis.
Kami masih menantikan sikap resmi FIA di tengah perselisihan yang berpotensi memecah belah para kontestan sebelum musim baru dimulai. Posisi kompromi mungkin menjadi satu-satunya jalan keluar, meskipun hampir mustahil untuk memberikan kepuasan mutlak bagi setiap kubu yang terlibat.
Link Alternatif : Slotbom