Drama Mourinho vs Chivu: Adu Mulut Soal Standar Pelatih Inter Milan - Slotbom Slot Online
Drama Mourinho vs Chivu: Adu Mulut Soal Standar Pelatih Inter Milan
Slotbom - Kritik Jose Mourinho terhadap kebijakan Inter Milan langsung mendapat tanggapan dingin dari Cristian Chivu. Pelatih I Nerazzurri tersebut memberikan jawaban pedas atas sentilan yang dilayangkan mantan pelatihnya itu.
Eks pelatih Inter itu melontarkan komentar miring terkait penunjukan Chivu, menyiratkan bahwa mantan anak asuhnya tersebut belum cukup layak untuk menangani klub sebesar Inter Milan.
Serangan verbal Mourinho ternyata tidak berhenti di Inter dan Chivu saja. Pria asal Portugal ini turut membidik barisan mantan klubnya yang lain, mengkritik tren penunjukan pelatih yang dianggapnya minim jam terbang. Nama-nama seperti Liam Rosenior di Chelsea, Alvaro Arbeloa di Real Madrid, hingga Michael Carrick di Manchester United pun tak luput dari sasaran tembaknya.
Bagi sang pelatih asal Portugal, langkah mantan klubnya memboyong empat nama tersebut tergolong perjudian besar yang mengejutkan. Pasalnya, Chivu, Rosenior, Arbeloa, dan Carrick dianggap masih 'hijau' karena belum teruji secara kualitas dan belum pernah mempersembahkan trofi di level kepelatihan.
"Menurutnya, penunjukan pelatih tanpa pengalaman yang solid di level tertinggi merupakan sebuah fenomena yang mengejutkan, terutama karena jabatan tersebut diberikan oleh tim-tim papan atas yang punya standar kesuksesan tinggi."
"Mourinho menegaskan bahwa penunjukan sosok berpengalaman seperti Max Allegri di AC Milan, Luciano Spalletti di Juventus, atau Gian Piero Gasperini di AS Roma adalah hal yang wajar dan sesuai dengan standar klub besar."
Gerah dengan nyinyiran yang dilemparkan sang Special One, Chivu akhirnya angkat bicara. Ia memberikan balasan sengit yang menunjukkan bahwa dirinya tak gentar meski dikritik oleh sosok yang pernah melatihnya itu.
Arsitek asal Rumania itu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ambil pusing dengan penilaian publik mengenai penunjukannya. Chivu bahkan secara terang-terangan melabeli komentar miring dari seniornya tersebut sebagai sekadar 'kebisingan' yang tidak perlu didengar. Slotbom Login
Lebih jauh lagi, ia secara terang-terangan menyatakan masa bodoh terhadap komentar tersebut, seolah tidak lagi memandang Mourinho sebagai sosok yang pernah membimbing kariernya.
Baginya, segala kebisingan eksternal hanyalah latar belakang dari kerja keras tim. Ia memastikan bahwa anak asuhnya tetap konsisten dalam mengejar mimpi untuk membawa Inter Milan kembali ke level tertinggi.
Saat ini, prioritas utama Cristian Chivu adalah menjaga konsistensi I Nerazzurri di jalur juara, baik di panggung domestik maupun Eropa. Pembuktian itu pun mulai terlihat nyata; Inter kini sukses menguasai takhta klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dan masih menjaga asa untuk melaju mulus ke babak 16 besar Liga Champions tanpa melalui jalur play-off.
Meskipun kiper Inter tampil gemilang menyelamatkan gawang, posisi Chivu tetap tidak aman dari sorotan tajam. Ketidakmampuan strategi Chivu membuahkan kemenangan dalam partai 'Big Match' menjadi alasan utama mengapa kredibilitasnya masih terus dipertanyakan oleh berbagai pihak.
Di kancah domestik, Inter masih kesulitan menaklukkan tim-tim elite Serie A. Skuad asuhan Cristian Chivu ini gagal menang dalam rentetan laga 'Big Match' melawan Juventus, Napoli, dan AC Milan; dengan rincian dua kali kalah dan satu hasil imbang.
Tren negatif ini berlanjut ke Liga Champions, di mana La Beneamata menyerah di hadapan Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal. Tragisnya, keangkeran Stadion San Siro seolah sirna mengingat dua kekalahan di kompetisi tertinggi Eropa tersebut justru terjadi di laga kandang.
Link Alternatif : Slotbom