Tavares kritik gaya monoton Persebaya yang mudah dibaca lawan - Slotbom Slot Online

02 Feb 2026
 

Tavares kritik gaya monoton Persebaya yang mudah dibaca lawan

slotbom Bernardo Tavares merasa frustrasi karena peluang mengamankan tiga poin sirna di tangan Dewa United.

Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menjadi saksi bisu alotnya duel pekan ke-19 Super League 2025/2026 yang berlangsung pada Minggu (1/2/2026) kemarin.

Persebaya Surabaya sempat memimpin jalannya laga lewat gol Francisco Rivera (23'). Akan tetapi, Dewa United segera bereaksi dan menyamakan skor melalui Kafiatur Rizky pada menit ke-30. Persebaya mendapatkan keuntungan numerik di sisa pertandingan menyusul kartu merah yang diterima Nick Kuipers di menit ke-37.

Ketidakmampuan memanfaatkan kelebihan jumlah pemain membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang ini menutup laga yang sebenarnya didominasi tuan rumah.

Tavares mengungkapkan kekecewaannya lantaran timnya gagal mengamankan poin penuh. Menurutnya, status sebagai tuan rumah mestinya menjadi keuntungan strategis untuk mengamankan kemenangan. Ia pun menegaskan harapannya agar skuad asuhannya segera berbenah guna menjaga konsistensi kemenangan di musim ini. login slotbom

"Hanya mampu mengamankan satu poin berarti kami telah membuang dua poin berharga di kandang sendiri. Hasil ini menjadi sinyal bahwa kami wajib meningkatkan intensitas kerja keras kami," tegas Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal ini menyoroti tumpulnya skema serangan timnya. Alur permainan yang lamban membuat serangan balik mereka mudah dipatahkan, sehingga Dewa United dengan nyaman dapat menutup setiap celah di lini belakang.

Bahkan, ia memberikan sindiran pedas dengan menyebut gaya main Bajul Ijo tak ubahnya seperti tukang pos yang hanya sekadar mengantar bola tanpa tujuan. Keunggulan jumlah personel di lapangan justru menjadi bumerang lantaran minimnya kreativitas untuk membongkar pertahanan lawan.

"Kendati menang jumlah pemain, kami kurang cerdik dalam mengalirkan bola secara instan. Di era pengiriman email yang serba kilat, para pemain justru bermain lamban seperti tukang pos yang hanya menggiring bola ke sana-kemari," papar Bernardo Tavares.

Dari sudut pandang pemain, Bruno Moreira mengakui bahwa performa Persebaya berada di bawah standar yang diharapkan. Ia berpendapat bahwa momentum tersebut semestinya bisa dikonversi menjadi poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen.

Lini serang yang kurang klinis menjadi penyebab utama kegagalan tim meraih poin sempurna. Tak ada waktu untuk meratapi hasil ini, sebab mereka dituntut segera bangkit demi menghadapi tantangan berat kontra Bali United pada 7 Februari nanti.

"Kecewa karena gagal amankan tiga poin di rumah sendiri. Kami harus belajar lebih baik lagi dalam memaksimalkan peluang jadi gol," tutupnya mengakhiri pembicaraan.

link alternatif : slotbom