Marquez Diprioritaskan Ducati untuk Era 2027, Posisi Bagnaia Terancam - Slotbom Slot Online
Marquez Diprioritaskan Ducati untuk Era 2027, Posisi Bagnaia Terancam
slotbom Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati Lenovo, memberikan sinyal kuat mengenai niat tim untuk memperpanjang masa bakti Marc Marquez melampaui musim 2026.
Gambaran mengenai komposisi pembalap Ducati untuk musim 2027 mulai menunjukkan titik terang.
Era mesin 850cc dan kehadiran pemasok ban baru akan resmi diberlakukan pada kompetisi musim 2027.
Perombakan regulasi MotoGP memicu spekulasi dan antusiasme mengenai dinamika persaingan di lintasan balap mendatang.
Terutama terkait masa depan Marc Marquez, mengingat daya tariknya yang luar biasa bagi tim-tim besar di grid MotoGP.
Pihak Ducati yang semula enggan berkomentar, kini mulai menunjukkan transparansi dan memberikan sinyal kuat untuk mempertahankan Marc Marquez.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, mengonfirmasi bahwa ia ingin Marc Marquez tetap berseragam Borgo Panigale melampaui musim 2026, tepat saat kontrak sang pembalap seharusnya berakhir. login slotbom
Manajer Ducati Davide Tardozzi menyebut Marquez sebagai pembalap paling populer. Kedekatan personal diakuinya mempermudah jalur negosiasi yang kini tengah berjalan, walaupun status kontraknya untuk masa depan masih dalam tahap pembahasan dan belum final.
Kabar baik juga datang dari Tardozzi mengenai performa Marc Marquez, di mana sang pembalap dilaporkan terus bugar dan semakin kompetitif sejak kembali mengaspal pascacedera.
"Tardozzi mengungkapkan bahwa Marquez memang belum berada dalam kondisi 100 persen pascakecelakaan, namun progres pemulihannya sangat positif dan diharapkan siap untuk seri pertama."
Di saat Ducati terang-terangan ingin mengikat Marc Marquez lebih lama, masa depan Francesco Bagnaia justru diselimuti ketidakpastian. Hal ini merupakan buntut dari performa buruknya sepanjang musim 2025, di mana ia tampak kehilangan taji dan terus mengalami kesulitan di barisan belakang.
Tardozzi menyoroti kembali ketahanan mental Pecco Bagnaia setelah melewati musim yang berat, di mana sang juara dunia dua kali itu terlihat kehilangan kepercayaan diri akibat dominasi telak rekan setimnya.
Sinyal kebangkitan terpancar dari pernyataan Tardozzi yang menyebut duo Ducati dalam kondisi siap tempur. Ia melihat ada proses perenungan dalam diri Bagnaia selama masa libur kompetisi, yang diharapkan mampu membangkitkan kembali 'versi terbaik' sang pembalap seperti dua tahun silam.
Ducati seolah memberi sinyal bahwa 'pekerjaan rumah' utama Bagnaia bukanlah mencari setelan motor yang tepat, melainkan memulihkan kekuatan mentalnya yang sempat goyah.
Jeda kompetisi 2025-2026 berperan sebagai fase pemulihan psikologis bagi Bagnaia guna menetralisir tekanan musim lalu. Namun, ketenangan ini hanya sesaat, mengingat musim 2027 diprediksi akan menjadi babak yang penuh tensi tinggi akibat perombakan aturan teknis yang masif.
Menurut pandangannya, MotoGP sedang menghadapi revolusi nyata dengan pasar pembalap yang sangat fluktuatif. Ia menekankan bahwa dalam situasi yang sangat terbuka ini, status favorit tidak lagi menjamin apa pun, membuat setiap keputusan tim menjadi sebuah perjudian murni.
link alternatif : slotbom